TNI PELAKU PENYIRAMAN ANDRE YUNUS MEMOHON UNTUK TIDAK DIPECAT AGAR BISA MENAFKAHI KELUARGA

Muhammad Fadli Adim

5/17/20261 min baca

Suasana haru mewarnai persidangan empat anggota TNI yang menjadi terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Dalam pembelaannya, para terdakwa secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada korban, keluarga, serta institusi TNI.

Mereka mengaku sangat menyesali perbuatannya dan tulus mendoakan agar aktivis KontraS tersebut segera pulih. Di balik jerat hukum yang menanti, terselip harapan dari Serda Edi Sudarko yang memohon kesempatan untuk tetap mengabdi di TNI demi menghidupi keluarganya.

Kendati demikian, proses hukum atas tindakan penganiayaan yang dipicu salah paham di Hotel Fairmont ini tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Kenapa menyesalnya belakangan ? Karna kalau diawal namanya pendaftaran. Jika aparat negara saat ini merasa kebal hukum ternyata tidak. Entah apa yang ada dibenak manusia saat ini. Jika mau jadi pereman sebaik nya jangan menjadi aparat negara. Bagaimana negara kita bisa aman dan damai jika banyak oknum yang bermasalah tidak mau dikritik dan dievaluasi.

Kalau berbicara nafkahin buat keluarga. Semua orang berkerja nafkahin buat keluarga, jika akal oknum tersebut memang sehat jiwa dan akalnya. Mungkin mereka tidak akan melakukan hal tersebut untuk merugikan dan menyakiti orang lain. Jika kondisi berbalik mereka yang tersiram air keras mereka akan tau rasanya seperti apa.

Sebaiknya negara ini benar benar dibenahi oleh namanya pendidikan cara bersikap menjadi orang yang baik. Mereka mungkin tidak berfikir akan malu terhadap keluarga dan anaknya sendiri. Bahwa sang sayah yang selalu dibanggakan adalah aparat yang melakukan kriminalisasi terhadap warga sipil bukan melindungi warga sipil.